jump to navigation

Another story from uptown part 1 (The Fountain Show) May 22, 2011

Posted by chika-chika kelap-kelip in Activities.
Tags: , , ,
trackback

Setelah sekian lama menyesali waktu itu tidak ikut berpetualang ke ibukota bersama teman-teman kuliah, akhirnya hari ini saya menebus rasa penasaran saya dengan berjalan-jalan ke mall terbesar di ibukota, Grand Indonesia.
Banyak terdengar selentingan kalo ke GI itu pakaiannya harus rapi dan eksklusif. Kalo kita pakai jeans dan kaos oblong, bisa-bisa diliatin seantero mall. Ternyata enggak lho. Pakai saja baju senyaman mungkin, ga harus pakaian resmi kek blazer atau dasi kok, jeans + t-shirt juga udah cukup, ya asal makenya gak “slenge’an” aja😛 cukup pakaian casual..
Ke Grand Indonesia? Apalagi kalo bukan liat air mancur yang terkenal itu. Fountain shownya bagus banget deh, “puncratan” airnya pas banget sama irama musik yang dimainkan. Karena airnya itu muncrat (mengalir deras dari bawah ke atas), saya lebih suka menyebutnya “Air Muncrat Menari” ketimbang Air Mancur Menari..😀 (kalo mancur kan airnya mengalir dari atas ke bawah, bukan? :P)
Amaze banget saat menyaksikan fountain show ini.. *sambil mikir, itu gimana nyettingnya ya?*
Para pengunjung pun berbondong-bondong menyaksikannya di GI level 3A pada waktu yang telah diinformasikan pada papan pengumuman.
Waktu show si air muncrat ini adalah
Weekdays: jam 12.00, 15.00, 18.00, 20.00
Weekend: jam 11.00, 13.00, 15.00, 17.00, 19.00, 21.00
Kebetulan saya bawa kamera dan sempat nge-shoot. Jadi, bagi yang ingin segera menonton tapi belum sempet aja ke GI, bisa diliat di video ini, buat yang sudah juga boleh liat lhoo..🙂 (tapi harap maklum atas kualitas videonya ya, masih amatir. hehe)

Bagus kann pertunjukannya.. Lebih bagus lagi kalo liat langsung di tempatnya…

Selama sebelum bahkan setelah pertunjukkan, saya penasaran, siapakah tokoh yang nampang di belakang air muncrat eh mancur itu??
maksud saya, patung itu siapa sih??
setelah saya googling, ternyata patung itu adalah replika dari Prometheus, yaitu seorang Titan, atau dewa Yunani yang pernah mencuri api dari Zeus untuk kematian. Akhirnya Zeus menghukumnya dengan mengikatnya di atas batu, yang kemudian organ hatinya dimakan oleh elang setiap hari. Bla..bla..bla..

Apa ya filosofinya latar air mancur itu dipasang patung Yunani ini? Padahal kan GRAND Indonesia gitu loh.. kenapa gak patung pahlawan nasional aja ato tokoh pewayangan gitu.. padahal kan udah bagus showroom di sana namanya mayoritas tokoh pewayangan..
Terus,, musik yang dimainkan saat fountain show kok perasaan gak ada lagu Indonesia ya? seringnya New York New York, Don’t Cry For Me Argentina, lagu-lagu seriosa atau klasik dari negeri barat. Padahal kan kalo musiknya asli Indonesia, misal: lagu kebangsaan Indonesia, lagu perjuangan, atau lagu daerah akan lebih attractive dan “menjual”, apalagi untuk wisatawan mancanegara. Kalo ditambah dekor budaya Indonesia (termasuk patung latar air mancur juga lho,, keukeuh), saya rasa makin OKE banget deh. Ini ceritanya mall Indonesia kan? bukan mall internasional kan? wong namanya aja Grand Indonesia.. tentu saja harus menunjukkan keaslian INDONESIA.. We proud to be Indonesian, don’t we?

Btw, tulisan ini murni dari buah pikiran saya lho.. No heart feeling, no offense.. Saya hanya sedikit menggambarkan imajinasi dan impian saya. Syukur-syukur kalo postingan ini dibaca oleh pihak yang bersangkutan, apalagi kalo imajinasi saya dikabulkan.. hehe..

Tunggu cerita selanjutnya yaa..🙂

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: