jump to navigation

What a day January 12, 2011

Posted by chika-chika kelap-kelip in Values in life.
Tags:
trackback

Bon soir, mes amis!!
Sambil ditemani bandrek coklat plus krimer dan bala-bala, saya ingin sharing apa yang saya lihat dan alami di hari ini.. Yah,, kalo tulisannya rada ngawur, sori aja ya,, maklum ini mata udah 3 watt..

Sesuai kesepakatan dengan partner kerja, hari ini kami akan pergi sebangunnya. Maksudnya, kalo bangun pagi ya berangkat pagi, kalo bangun siang ya berangkat siang. Jadwal kerja kami hari ini fleksibel kok. Tapi sayang sekali sang partner sedang sakit, jadi hari ini terpaksa solo karir.. huhu..*cepet sembuh ya kak*
Setelah saya solat subuh, dengan tumbennya saya tidak tidur lagi. Dan dengan rajinnya saya menonton Gossip Girl, dan juga MENCUCI pakaian.. pembuka hari yang oke banget kan??
Tak terasa sudah hampir tengah hari, dan dua episode GG pun ditamati. Waktunya berangkat ke kampus, walaupun sempat salah urat di leher. *kok saya kayak manula sih, dikit-dikit salah urat*

Ternyata kerjaan di lab hari ini banyak juga.. Tapi hasilnya gak keliatan.. Ya iyalah, semua larutan yang dipakai warnanya bening semua, volumenya dalam ukuran mikroliter pula. Dannnn, akhirnya saya merasakan ke-bete-an akibat gel agarose yang saya gunakan untuk elektroforesis RNA sangat merah, akibat terlalu banyak EtBr. Jadi hasilnya teraaaaaaaaaaaaaaaaaaang bangeeeeeeeeetttttttttt kalo didedahkan di bawah sinar UV. Kan RNA-nya jadi gak keliatan.. hiks hiks..
Jadinya saya merasa sia-sia mengerjakan semua ini hingga malam. Ohya, berhubung jadwal kuliah belum dimulai, kampus saya sepiiii banget., padahal baru adzan isya. Jadi agak gimanaaa gitu melewati kanopi dan lorong-lorong dalam kampus. Spooky abis! Rasanya dari lab sampai gerbang depan aja gak nyampe-nyampe.. T____T

Karena saya merasa saaangat lapar, saya mampir di tempat makan (yang biasa dipake nongkrong sama saya dan teman-teman saya) bernama D*ilingga untuk memesan telur setengah matang. Kenapa saya memilih menu ini? karena praktis untuk dimakan (gak usah dikunyah-kunyah), tapi kandungan proteinnya tinggi. Ternyata masak telurnya lumayan lama, dan saya sendiri gitu pelanggannyaaaa.. yang lain si mas-masnya,, plus mamang-mamang di warung depan. Krikk.. krikk..
Tiba-tiba mamang-mamang di depan mengeluarkan suara “ssssttt.. sssttt” (red: suara buat godain cewe-cewe di jalanan). Huaaa saya semakin males dan mencari-cari kesibukan. Akhirnya saya minta telpon orang, eh sinyalnya disko tralala, jadi aja orang yang diajak nelpon malah “hah heh hah heh”. Makin males deeehhh..
Tapi saya tadi ge-er sih. Siapa tau si mamang-mamang itu emang bukan gangguin saya. Hihi
Dan akhirnya dua telur 1/2 matang datang. Saya santap dalam 2 menit, bayar, lalu pulang.

Saya pulang ke rumah menggunakan angkutan kota a.k.a angkot. Selama di perjalanan, saya banyak menemukan fenomena yang menurut saya AMAZING.
Waktu saya naik angkot yang pertama, ada beberapa bocah pengamen yang “nangkel” di pintu, ngikut naik angkot tapi gak bayar. Dan mereka merokok. Cih.
Beberapa meter setelah saya naik, ada seorang bapak yang mau naik juga. Tapi si bapak gak jadi naik ternyata, beliau berkata “saya gak mau naik kalau ada yang merokok”, sambil melempar pandangan pada bocah-bocah pengamen itu. Akhirnya bocah-bocah itu turun, tapi si bapak tetap gak mau naik angkot yang saya tumpangi. Si bapak sensitif banget sama asap rokok kali ya.. Wah,, coba kalo di dunia ini kayak bapak semua, ga suka yang berbau rokok, sehat walafiat deh kita.. Insya Allah…

Beberapa ratus meter kemudian saya melihat seorang lelaki sedang memanggul beban banyak di bahunya, dan ternyata beban itu adalah sapu. Rupanya malam-malam masih ada yang jualan sapu keliling. Tapi, setelah saya perhatikan lagi, beliau menggunakan tongkat untuk menyangga kaki kanannya yang cedera. Entah cedera apa, sudah terlalu gelap jadi saya tidak bisa melihat jelas. Entah kenapa, saya merasa tertohok melihatnya. Bapak itu masih semangat mencari nafkah di malam hari, walaupun dengan keterbatasan kekuatan kaki, memanggul beban berat. Sedangkan saya? Pulang jam segini aja masih mengeluh, padahal sudah dikasih kesempurnaan tangan kaki, masih punya uang untuk bayar ongkos transport, dipermudah oleh teknologi. Inilah saatnya saya bersyukur kembali, melihat ke bawah sesekali untuk mensyukuri betapa Tuhan telah memberikan banyak kemudahan bagi saya sampai saya bisa seperti sekarang ini. Selain itu, sebagai orang yang lebih beruntung, berkaryalah sebaik mungkin, untuk memberi kemudahan bagi saudara-saudara kita yang belum seberuntung kita nasibnya.
*maaf ya, bukan bermaksud menggurui, tapi ini yang ada di dalam hati dan pikiran saya*
Untuk bapak penjual sapu, semoga Tuhan mempermudah Bapak dalam mencari nafkah, dan semoga dilancarkan rezekinya.. amin..

Beberapa kilometer telah terlewati, dan saya hampir tertawa ngakak. Saya menjadi saksi mata penilangan polisi terhadap pengendara motor yang tidak menggunakan helm. Ditilangnya bukan di lampu merah sih, tapi memang polisinya lagi patroli pakai motor. Kena deh..
Makanya, dimanapun kapanpun kalau pakai motor, kudu make helm. Jangan mentang-mentang dah malem polisinya dah pada tidur. Dan pakai helm jangan karena takut sama polisi lah,, tapi waspada akan keselamatan kita juga… Oke oke.. (TKP: Jalan Tamblong)

Yup, sampai teminal pertama, dan saya sambung pakai angkot kedua. Eh, angkotnya ngisi bensin dulu. Selama saya di angkot yang kedua ini, keadaan memang hening sih. Dan tiba-tiba.. “Kukkuukukkuuuukkk!!” Ringtone bersuara ayam jantan yang sedang berkokok di pagi hari pun menggema ke seluruh pelosok angkot. Semua penumpang saling berpandangan satu sama lain. Daann tidak ada yang mengaku itu HP milik siapa (tidak ada yang berusaha meraih HP-nya).
Beberapa menit kemudian, “Kukkuukukkuuuukkk!!” ringtone itu berbunyi lagi. Dan kini para penumpang benar-benar penasaran siapa pelakunya. Saya sih beneran ngakak dalam hati. Wong lagi hening tiba2 ada ayam berkokok. Hadeeehh..
Ga lama kemudian mas-mas di depan saya mengeluarkan HP-nya yang sesaat kemudian berkokok kembali..

Sampai di traffic light pertama (red:tegallega), dua pengamen menjajakan suara dan gitarnya dengan mengalunkan tembang (saya gak tau judulnya, tapi sepertinya itu lagunya ST12). Tapi suara salah satu vokalisnya emang bagus (menurut saya). Selama ini saya baru dengar pengamen bisa nge-vibra. Bagus deh vibranya, bersih dan tidak terkesan “maksa”. Malah kayaknya sih lebih bagus dari penyayi aslinya. hehehe. Rekaman langsung aja, Mas! :p

Sesampainya di terminal akhir (akhirnyaaa), saya naik becak menuju rumah. Dan ternyata, si mamang becaknya itu mamang becak yang kemarin saya tumpangi juga. It’s a good coincidence.
Mamang becak: “Langsung neng? Gak belanja dulu?”
Saya: “Enggak mang! hehehe” (gile aje gue tiap hari blanja)

Sebelum masuk ke rumah, saya lihat langit sebentar. Langitnya bagus, cerah, karena hari ini tidak hujan. Bintang bertaburan di langit yang kelam. Saya melirik orion yang tadi berada tepat di atas kepala saya. Sayang, rasi bintang kesayangan saya, scorpio, tidak saya temukan.. Maybe next time.🙂
Entah kenapa, setelah duduk, air mata keluar cukup deras. Mungkin akibat terlalu lelah. Setelahnya saya merasa lebih lega, dan buktinya bisa menulis postingan ini.

Memang, postingan ini sungguh “penting”. Tapi mudah-mudahan terdapat nilai penting (penting dalam arti sesungguhnya) yang dapat diambil untuk dipelajari. Terimakasih sudah menyempatkan waktu untuk berkunjung di blog saya..
Datang lagi yaaa…🙂

Comments»

1. ikhwanalim - January 13, 2011

S2 ya chika? ma sapa aja disana? ada juga temen2 SITH05 yg dulu yah?

chika-chika kelap-kelip - January 13, 2011

sy blum S2, ikhwan. masih ikutan proyek dosen.. hehe..
SITH 05 banyak jg kok yg lanjut S2 di kampus..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: