jump to navigation

Awas, bijinya tumbuh! August 15, 2010

Posted by chika-chika kelap-kelip in Biotechnology, Healthy.
Tags: , ,
trackback

Sebagai anak yang perutnya bisa dibilang rentan, dari kecil sampai sekarang saya harus menjaga segala sesuatu yang saya makan agar tidak jatuh sakit.
Dari kecil, saya dibiasakan untuk menghindari makan cabai atau makan makanan pedas yang berlebihan.
Salah satu cara orangtua saya saat saya masih kanak-kanak agar saya tidak kebablasan makan cabai atau makanan pedas adalah dengan men-“doktrin” saya dengan pernyataan aneh,
“Cabenya jangan dimakan yaa,, awas lhoo nanti bijinya tumbuh di dalem perut kamu jadi pohon cabe..”
Dalam hati saya, “haah,, emang bisa ya??”
Dasar anak kecil polos, saya percaya saja.. Jadi saya tidak makan cabai, tomat, atau yang lainnya bersama dengan bijinya.

Dan baru saja saya menemukan artikel dari kompas.com yang membuat saya mengingat lagi masa-masa itu.

Berikut kutipan artikelnya.

Seorang pria asal Masschusetts, Amerika Serikat, dilarikan ke rumah sakit setelah mengeluhkan sakit di paru-parunya. Yang mengejutkan, dokter mendiagnosa ada tanaman kacang polong tumbuh dalam paru-parunya.

Sudah beberapa bulan ini Ron Sveden, pria tersebut memang menderita pembengkakan di paru-paru dan terus memburuk hingga ia harus dibawa ke unit gawat darurat. Sveden mengatakan sejak awal ia sudah siap menerima kenyataan jika dokter ternyata mendiagnosa ia terkena kanker paru.

Namun hasil pemeriksaan dengan X-ray menunjukkan ada sesuatu yang tumbuh di parunya. Dokter menduga Sveden mungkin pernah makan kacang polong dan masuk ke saluran yang salah hingga si kacang itu bertunas di tempat yang tidak semestinya.

Ia kini memang telah dioperasi untuk mengambil kacang polong itu. Menurut dokter, tunas kacang itu sudah mencapai 1,25 cm panjangnya. “Saya tidak tahu mengapa bisa ada kacang tumbuh di paru-paru. Mungkin Tuhan sedang menunjukkan humornya pada saya,” kata pria yang bersyukur ia ternyata tidak menderita kanker ini.

Wow, ternyata benar dong biji itu bisa tumbuh di dalam tubuh (walaupun bukan di perut sih). Saya jadi mikir campur geli ketika membaca artikel ini. Kok bisa ya biji kacang polong tumbuh di kondisi dalam tubuh?
Subhanallah. Sungguh Allah Yang Maha Kuasa atas segala-galanya..

Sumber:
http://health.kompas.com/index.php/read/2010/08/14/1212090/Wow..Kacang.Polong.Tumbuh.dalam.Paru-12

Comments»

1. icha - August 16, 2010

ngeri pisan chik! Saya lagi baca pertumbuhan tumbuhan buat ngajarin anak smp lagi. Ternyata paru2 lingkungan yang baik untuk kacang polong.perkecambahannya hipogeal kali ya jadi kotiledonnya ga butuh matahari,wahahahahaha….

2. chika-chika kelap-kelip - August 16, 2010

Emang ga salah ya eyang Mendel percobaannya pake kacang ercis (kacang polong / Pisum sativum) buat hereditas. hehehe..
btw cha, ternyata kacang polong itu epigeal ya.. saya baca dari sinih http://books.google.co.id/books?id=pKwAI40ydccC&pg=PA8&lpg=PA8&dq=kacang+polong,+hipogeal&source=bl&ots=DKzme-H_CV&sig=f1hFrTysk_KCPXrgnFg3oMdCha0&hl=id&ei=Q-loTM-HNcOeceLCoJAF&sa=X&oi=book_result&ct=result&resnum=7&ved=0CCgQ6AEwBg#v=onepage&q=kacang%20polong%2C%20hipogeal&f=false

hehehe…

3. icha - August 16, 2010

wow!tapi bisa tetep tumbuh ya tanpa matahari!!!!keren sekali itu kacang polong ajaib!jangan2 kalo tumbuh terus ada rumah nanas lagi di atasnya (kaya spongebob),hehehehe


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: