jump to navigation

Kisah di 1 Ramadhan 1431 H August 12, 2010

Posted by chika-chika kelap-kelip in Activities.
Tags: , ,
trackback

1 Ramadhan 1431 H ini jatuh pada kalender Masehi, Rabu, 11 Agustus 2010. Sebagai hari pertama di bulan suci ini harusnya ada sesuatu yang spesial ya,, baik dalam hal spiritual, maupun yang lain.

Hari ini merupakan hari pertama kalinya saya naik bus sendirian ke kampus (katrok banget ya saya), soalnya saya biasa naik angkot. Walaupun sudah siang, saya bela-belain nunggu lama (pikir saya) di dalam bus yang sedang “ngetem” di terminal Leuwi Panjang. Eh, taunya belum lima menit saya duduk, kursi bus sudah terisi penuh dan bus berangkat. Rute bus DAMRI Lw.Panjang – Dago berbeda dengan rute angkot (baru tahu saya), yaitu dengan urutan dari terminal ke arah Pasirkoja, Astana Anyar, Gardujati, Stasiun Bandung, Viaduct, Wastukencana, lalu Dago. Sedangkan rute angkot yang biasa saya tumpangi kalau pergi ke kampus adalah Cibaduyut – Kebon Kelapa (turun di terminal Leuwi Panjang atau di perempatan Kopo, lalu sambung dengan angkot yang sama supaya mengirit waktu, soalnya angkot ini biasanya muter dulu ke Sukahaji, dan turun di Kebon Kelapa), lalu Kebon Kepala – Dago (terminal Kebon Kelapa sampai Jl.Ganeca atau Jl. Dayang Sumbi). Ah, udah kayak emang-emang angkot aja saya ini.

Ternyata naik bus tidak seperti yang saya bayangkan! Saya pikir di dalam bus itu udah kek dipindang aja, sampai nantinya waktu sampai tujuan kita sudah gak berbentuk lagi. haha. Terus ngebayangin “sedek-sedekan” di antara para pencopet. hiii! Ternyata naik bus tidak seseram itu. Tadi sih, di bus yang saya tumpangi tidak sampai ada penumpang yang berdiri karena tidak mendapat tempat duduk. Tidak ada pula orang yang mencurigakan layaknya copet (sudah pengalaman berkali-kali duduk di sebelah copet soalnya, hehe). Waktu yang ditempuh menuju kampus pun lebih cepat, mungkin karena bus kagak ngetem-ngetem kayak angkot kali ya. Hawa dalam bus juga tidak terlalu panas, jadi pas turun dari bus bentuk saya masih agak kelihatan lah ya😀

Bersambung…

Comments»

1. Mahe - August 12, 2010

Wah chika,,, kmana aja bu,,, hehehe! emang lebih nyaman nae bus kata saya mah. Dulu sering, pas rumah masih di Bekasi, pulang ke bandung dr leuwi panjang ke kosan pasti nae damri, kalo ga kemaleman sih. Murah, ngetem sih tp ga ngeselin kaya ancot yg maju mundur tp ga maju2, dan yang aseli mah murah meriah. Masih 2500 kah? atau sudah naek?? hwhwhw,,,

2. chika-chika kelap-kelip - August 13, 2010

Ada di lab aja mas mahe…
Iya, saya jadi sering pakai bus klo berangkat sekarang..
Kalau yang gak pake AC cuman 2000 kok..😀


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: