jump to navigation

Demam Berdarah Dengue (DBD) August 12, 2010

Posted by chika-chika kelap-kelip in Healthy.
Tags: , , ,
trackback

Review tentang DBD:

Demam Berdarah Dengue (baca : Denggi), atau disingkat DBD, atau dalam bahasa Inggris disebut Dengue Hemorrhagic Fever (DHF), adalah penyakit yang disebabkan oleh virus yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti betina.

Virus DBD ini terdiri dari 4 macam dan saling terkait satu sama lain, yaitu tipe DEN-1, DEN-2, DEN-3 dan DEN-4.
Jika seseorang pernah mengidap DBD karena 1 tipe virus, bukan berarti orang ini menjadi kebal/imun dengan tipe virus yang lain. Jadi, seseorang bisa terkena DBD hingga 4 kali.

Gejala DBD kadang mirip dengan penyakit lainnya yaitu adanya demam tinggi yang mendadak sekitar 39-40 derajat Celcius. Demam ini akan turun pada hari ketiga atau keempat dimana penderita akan merasa lebih baik padahal sebenarnya inilah fase-fase kritis, dan akan muncul kembali pada hari keenam dan ketujuh.

Pada hari ketiga akan terjadi pengeluaran plasma darah yang ditandai dengan tubuh loyo dan panas tubuh yang menurun. Inilah kondisi kritis pasien dan jika tidak ditangani secara tepat dapat menyebabkan kematian karena kondisi tubuh yang semakin menurun serta pendarahan yang semakin hebat. Oleh karena itu, kenali dengan jelas ciri-ciri DBD sehingga anda dapat memberikan pertolongan yang tepat kepada penderita.

Namun yang patut diwaspadai adalah bila demam itu diikuti dengan nyeri di bagian belakang mata, nyeri pada otot dan persendian dan timbul bercak-bercak merah pada kulit. Gejala ini umumnya timbul 4-6 hari setelah terinfeksi oleh virus. Untuk kondisi yang lebih parah, pasien bisa mengalami nyeri perut dan muntah-muntah. Pada sebagian besar penderita, akan muncul juga pendarahan yang terjadi di gusi, kulit, hidung dan juga pendarahan besar.

Perlu diingat bahwa sampai saat ini penyakit DBD belum ada obatnya. Vaksin DBD kabarnya pun masih dalam proses pengembangan. Yang bisa dilakukan hanyalah merawat pasien agar kondisi tubuhnya jangan terus menurun dengan cara istirahat, minum obat penurun panas (Paracetamol) 3 x sehari selama badan penderita masih panas dan hentikan bila sudah tidak panas lagi, mengonsumsi makanan yang bergizi, dan minum sebanyak-banyaknya untuk mengurangi pengentalan darah akibat plasma darah yang banyak keluar saat terjadi pendarahan.

Berikan pula oralit atau cairan elektrolit untuk mencegah dehidrasi dan jus buah jambu untuk memperbanyak pembentukan trombosit darah sebagai ganti trombosit darah yang hilang akibat dari pendarahan atau pecahnya pembuluh darah. Pemberian Vitamin atau multivitamin juga dianjurkan untuk menambah kuat daya tahan tubuh dan juga menambah nafsu makan.

Makin kuat daya tahan tubuh, makin besar kemungkinan seseorang dapat menghambat perkembangan virus DBD dalam tubuh.

DBD dapat timbul pada orang yang tinggal di daerah pinggiran terutama yang hidup di daerah kumuh. Umumnya menyerang anak-anak karena sistim imun pada anak-anak tidaklah sekuat orang dewasa. Namun virus tersebut tidak akan mempengaruhi orang-orang yang memiliki daya tahan tubuh yang prima yang akan menghambat perkembangbiakan virus Dengue dalam tubuh.

Oleh karena itu, istirahat yang cukup, makan teratur dan olahraga dapat membantu kita untuk menghindar dari penyakit. Jangan lupa pula untuk menjaga kebersihan dan menutup semua lubang yang berair untuk mencegah perkembangbiakan nyamuk pembawa virus Dengue tersebut.

Sumber:

http://www.aio.co.id/index.php/healthy/detail/6

http://pusatmedis.com/demam-berdarah-dengue_84.htm

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: